Januari 13, 2009 pada 10:31 am (feature)
Hanya dengan olah rasa dan pikiran, ditunjang berbahan baku dari komponen yang tersedia, berpadu menjadi sebuah karya. Paduan ini berbuah hasil yang dapat ditularkan, dan hasil ciptaanya menjadikan perajin sebagai wirausaha mandiri.
ACE terbilang sukses menekuni usaha kerajinan logam. Tapi tidak lantas puas. Bahkan, dari hasil kreasinya itu, ingin Ia membagi-bagikan resep pembuatan kerajinan logam kepada tetangganya, terutama yang jobless alias tuna karya.
Menceritakan kegiatan usahanya, Ace tampak meletup-letup tanda semangat. Dia optimis, usaha kerajinan logam yang dirintisnya sejak 12 tahun silam akan menjadi besar. Indikasi ke arah itu terlihat dari kian banyaknya relasi di berbagai kota di Tanah Air.
Bahkan di 2009 ini, ia berencana mengekspor ke luar negeri. “Beberapa waktu lalu, saya bertemu eksportir kerajinan Indonesia yang sedang mencari aneka produk, dan mengaku tertarik dengan hasil kerajian saya,” kata Ace, dengan mata berbinar. Baca entri selengkapnya »
1 Komentar
Januari 12, 2009 pada 11:49 am (feature)
Konsumennya, dari Orang Biasa Hingga Pejabat Tinggi.
Kreativitas bukan lagi wacana, tapi sudah menjadi napas yang dihela warga Kota Bandung. Dari olah pikir yang ditransformasikan melalui karya, selangkah maju dan berubah menjadi industri. Satu lagi yang berhasil mengejawantakan kreasinya Ace ZM, perajin logam.

DI sebuah kerumanan massa pendukung sebuah partai di halaman gedung Sabuga ITB kemarin (11/1), terselip sebuah lapak. Karena menjajakan barang relatif unik, lapak itu mendapat perhatian. Ratusan pasang mata mendekati lapak yang memajang kerajinan logam seperti bros, cincin, gelang, lencana, pin, dan pernak-pernik lain.
Sebenarnya tak terlalu istimewa. Namun karena dibuat langsung di lokasi, itulah keunikannya. Tak aneh, warga yang penasaran rela berdesakan
mendekat lapak. Sebagian di antaranya memilih bros partai politik. Lainnya, memilih cincin, kalung, dan barang lainnya.
Tak jauh dari lapak itu, terdapat mesin pemotong sederhana, serta beberapa lempeng kuningan, dan stainless steel, sebagai bahan bakunya. Orang yang menjadi pusat perhatian, sedang fokus mengerjakan bros partai, sembari ditunggui pemesannya. Kehadiran saya, tak langsung disambutnya. Baca entri selengkapnya »
Tinggalkan sebuah Komentar
Januari 2, 2009 pada 4:49 pm (renungan)

Kebesaran Allah..gambar by swaramuslim.com
MasyaAllah…ternyata nikmat sekali, kalau dalam sebuah rumpian, di sana dibahas kebesaran Allah. Tak ada sesak didada, melainkan kenyamanan ruh yang nyata. Dalam rumpian yang demikian, selalu ada hikmah yang didapat.Ujung-ujungnya,subhanallah tauhid akan meningkat.
Tak ada maksud apa-apa berkaitan dengan eksibisibisi, melainkan kebahagian ruhku, tentang obrolan kebesaran Allah. Aku pengen mengenangnya, melalui tulisan. Bagiku, ini tulisan adalah oase ruh. Sepintas tampak narsis dengan pengalaman diri. Namun sekali lagi,cerita ini bebas motivasi yang nggak-nggak, tetapi sebagai refleksi tasyakurku kepada Allah melalui teman kantorku Agah Nurwenda. Dimataku,ia bukan pemuda biasa saja. Dia sosok pemuda yang hidup melewati kasat mata. Jalannya tak mudah ditebak,oleh setiap yang melihatnya,tanpa mengenalnya. Yang karenanya, aku pintakan kepada ya muqolibalqullub untuk selalu menguatkan hatinya membawa risalahnya. Mentranspormasikan risalah tidak harus formil, cukup dengan gayanya yang tampak slanker itu. Baca entri selengkapnya »
& Komentar